MURIANETWORK.COM -Banjir bandang dan lahar dingin dari Gunung Marapi menerjang Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, dan Kota Padang Panjang, Sumatera Barat sejak Sabtu malam (11/5).
Berdasarkan keterangan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, 28 orang dikabarkan meninggal dunia akibat bencana ini.
Korban jiwa bisa jadi akan terus bertambah karena banyak orang masih dinyatakan hilang dalam peristiwa ini.
"Batu-batu besar dari gunung berapi paling aktif di Sumatera itu (terbawa) ke permukiman di sekitarnya,” ucap Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Agam, Budi Perwira Negara dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (12/5).
Peristiwa itu terjadi akibat hujan deras beberapa hari terakhir di Sumatera Barat.
Artikel Terkait
Waspada! Link Pendaftaran BSU 2026 Ternyata Hoaks, Kemnaker Tegaskan Belum Ada Kebijakan
Jerman Perketat Hukum untuk Hadang Gelombang Deepfake dan Pelecehan Digital
Patrick Kluivert Berpeluang Hadapi Belanda di Piala Dunia 2026
Miliaran Rupiah dan Logam Mulia Disita KPK dalam OTT Pegawai Pajak