Hal tersebut terungkap dari unggahan perancang busana kenamaan asal Bali, Niluh Putu Ary Pertami Djelantik atau yang lebih dikenal Niluh Djelantik. Dalam unggahannya, perancang sepatu yang mendapat penghargaan Best Fashion Brand & Designer dari The Yak Awards 2010 itu membagikan video kegiatan ritual sesat yang dikomandoi seorang Bule cabul.
Dalam video, awalnya sekelompok WNA tersebut menggunakan cawan dan dupa sebagai alat kegiatan meditasi. Sejurus kemudian, kegiatan meditasi tersebut berubah jadi ajang kegiatan cabul yang meresahkan.
Tampak dalam video tersebut, para wanita yang seperti kehilangan kesadaran diri diraba-raba oleh para lelaki hidung belang secara bergantian. Setelahnya, gentian para wanita yang meraba-raba para lelaki.
Sontak kegiatan sekte sesat cabul itu membuat murka warga Bali. Niluh Djelantik meminta Kapolda Bali untuk mengambil tindakan tegas mencegah dan mengusir kegiatan cabul yang dikomandoi seorang bule tersebut.
"Kepada pelayan rakyat kesayangan kami :
@poldabali @polresgianyar_ @polsekubud @ditjen_imigrasi @imngurahrai @imigrasidenpasar, kami dukung kalian untuk usut tuntas WNA cabul ini !!!!
@sandiuno Mas Menteri kesayangan, bukan pariwisata begini yang kita perlukan. Please help us mas.
Imigrasi harus tegas. Cek izinnya @pichrich_ atas dasar apa bikin beginian ??? Berani menyatakan kehidupan Ubud sehari-hari seperti ini ?????
Artikel Terkait
Ekspor Korea Selatan Melonjak 16,6% di Februari 2026, Didorong Semikonduktor AI
Iran Naikkan Upah Minimum 60% di Tengah Perang dan Inflasi Tinggi
Arus Mudik Lebaran 2026 di Tasikmalaya Capai 35.000 Kendaraan dalam Dua Hari
ASDP Geram, Calo Tiket Masih Berkeliaran Meski Sistem Penjualan Sudah Online