Hariyanto Dicalonkan Jadi Ketum PERADI, Dapat Dukungan Dahlan Iskan

- Selasa, 17 Maret 2026 | 14:15 WIB
Hariyanto Dicalonkan Jadi Ketum PERADI, Dapat Dukungan Dahlan Iskan

Surabaya – Nama Hariyanto, Ketua DPC PERADI Surabaya untuk periode 2022–2027, kini mencuat. Ia resmi dicalonkan sebagai calon Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional PERADI. Pencalonannya akan dibawa ke forum tertinggi organisasi, Musyawarah Nasional IV, yang rencananya digelar dalam waktu dekat.

Prosesnya sudah berjalan sejak Februari 2026 lalu. Dan yang menarik, dukungan untuknya ternyata cukup luas. Bukan cuma dari kalangan advokat di Surabaya, tapi juga merambah ke tokoh nasional seperti Dahlan Iskan.

Dahlan Iskan sendiri secara khusus menyoroti soal pentingnya persatuan. Menurutnya, kepemimpinan yang bisa menyatukan adalah kunci.

"Pak Hariyanto harus berjuang agar PERADI tetap solid dan bersatu sebagai satu wadah organisasi advokat yang kuat, tidak terpecah-pecah," tegas Dahlan.

Pernyataan itu disampaikannya di Gedung Mahameru Jemursari, Senin (16/3/2026), dalam sebuah acara buka bersama yang dihelat Bidang Pembelaan Profesi DPC PERADI Surabaya. Acara yang juga dihadiri jurnalis se-Surabaya itu sekaligus menjadi momen deklarasi pencalonan.

Di sisi lain, landasan formal pencalonan ini berasal dari Keputusan Rapat Anggota Cabang. Nomor suratnya 01/RAC.DPC-PERADI-SBY/II/2026, tertanggal 7 Februari 2026. Keputusan itu dianggap mencerminkan suara mayoritas anggota yang percaya Hariyanto punya kapasitas dan integritas untuk memimpin.

Dukungan dari dalam internal Surabaya juga terasa kuat. Wakil Ketua DPC PERADI Surabaya, Johanes Dipa Widjaja, dengan gamblang menyatakan sikap.

"Kami para pengurus DPC PERADI Surabaya bersama para advokat senior di Surabaya mendukung penuh Bapak Hariyanto untuk maju sebagai Ketua Umum PERADI pada periode mendatang," ujar Johanes.

Ia menilai kepemimpinan Hariyanto di tingkat cabang sudah terbukti: solid, penuh dedikasi, dan membawa organisasi berjalan baik. Namun begitu, dukungan ini bukan cuma soal struktur organisasi belaka.

Johanes menambahkan, ada mandat moral di baliknya. Dukungan dari berbagai tokoh, termasuk Dahlan Iskan, dianggap sebagai bentuk harapan agar PERADI ke depan makin kuat dan bersatu. "Ini tentang menjaga marwah profesi advokat sebagai officium nobile," pungkasnya.

Kini, bola ada di pihak Hariyanto. Tantangannya jelas: mewujudkan harapan besar agar organisasi advokat terbesar di Indonesia ini tetap kokoh dan tidak terkotak-kotak.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler