Pelaksanaannya nanti akan melibatkan jaringan yang luas. Inkanas berencana berkoordinasi dengan pengurus daerah dan Dansat Brimob di seluruh Indonesia. Langkah ini diambil mengingat Sekolah Rakyat tersebar di 166 titik lokasi.
“Jadi kami tinggal menyampaikan edaran atau perintah kepada, khususnya pada Dansat Brimob seluruh Indonesia, untuk membantu bagaimana pendidikan karakter di Sekolah Rakyat ini bisa terus-menerus berjalan,” ungkapnya.
Soal perlengkapan? Tenang. Ramdani memastikan siswa tak perlu repot membeli seragam khusus karate. Itu hanya akan membebani.
“Menurut kami tidak perlu (seragam), karena itu membebani. Jadi mereka sudah punya pakaian olahraga, ya kita pakai pakaian olahraga saja. Yang penting tujuannya dan manfaatnya bisa tercapai,” ujarnya.
Menutup pembicaraan, Gus Ipul menyampaikan harapan besarnya. Ia ingin program ini benar-benar mencetak generasi yang tak hanya tangguh secara fisik, tapi juga kokoh karakternya.
“Intinya jadi generasi yang tangguh dan berkarakter. Berkarakter itu tadi disiplin, berprestasi, cinta tanah air, cinta orang tua, semuanya itu adalah generasi yang berkarakter. Yang berkarakter ini adalah modal menang di masa yang akan datang,” tutupnya.
Acara penandatanganan itu sendiri juga dihadiri sejumlah pejabat, seperti Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico, Ketua Harian PB Inkanas Condro Kirono, dan Rektor Universitas Tulungagung (UNITA) Muharsono.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Pramono Anung Dukung Tindakan Tegas Atas Aksi Premanisme di Jakarta
Tiga Pelaku Balap Liar di Malaka Diamankan Patroli Gabungan Polisi
Presiden Prabowo Disambut Upacara Militer dan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Macron di Paris
Pakar Hukum: Pernyataan Saiful Mujani Tak Penuhi Unsur Makar