Bandara Soekarno-Hatta, Senin lalu, ramai oleh sorak-sorai. Timnas Futsal Indonesia baru saja tiba, membawa pulang gelar runner-up Piala AFF Futsal 2026. Prestasi itu manis, tapi perjalanan menuju final penuh tanda tanya. Bagaimana tidak? Pelatih Hector Souto sebelumnya mendapat sorotan tajam karena berani membawa banyak pemain debutan. Banyak yang meragukan keputusannya.
Namun begitu, lapangan bicara lain. Thailand memang menang tipis 1-2 di final, Minggu (12/4/2026). Tapi lihatlah perjalanan tim. Mereka tampil solid, mengandalkan kombinasi pemain yang sebagian besar belum punya jam terbang internasional. Hasilnya? Mereka berhasil melaju ke partai puncak. Gagal juara, iya. Tapi pencapaian ini jauh dari kata gagal.
Beberapa nama baru benar-benar mencuri perhatian. Sebut saja Imam Anshori, Puter Junior, atau Andarias Kareth. Daniel Yeimo dan Muhammad Sanjaya juga tak kalah impresif. Bahkan, Kareth dan Sanjaya masuk dalam daftar top skor turnamen. Kontribusi mereka nyata, bukan sekadar pelengkap.
Kritik yang dulu berhamburan, pelan-pelan berubah jadi bukti. Hector Souto mengakuinya dengan lega.
Artikel Terkait
Mantan Kepala BAIS TNI: Pernyataan Menjatuhkan Prabowo Bangkitkan Sensor Intelijen
Menteri Haji Tegaskan Negosiasi Tarif Penerbangan 2026, Batasi Kenaikan Rp1,7 Triliun
Bank Mega Syariah Raup Dana Rp709 Miliar dan 5.600 Rekening Baru di Ramadan 2026
Pemerintah Siap Tanggung Kenaikan Biaya Penerbangan Haji 2026