SURABAYA – Warga Surabaya, perhatian! Pemerintah kota memberikan imbauan mendesak: segera perbarui data Anda dalam sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Batas waktunya hampir habis.
Kalau belum divalidasi sampai akhir April nanti, konsekuensinya langsung terasa. Akses ke berbagai layanan publik di Kota Pahlawan ini bakal terhambat untuk sementara. Ini bukan ancaman, tapi peringatan resmi.
Kebijakan ini memang sengaja dibuat tegas. Alasannya sederhana: hampir semua layanan sekarang terhubung dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) Anda. Jadi, kalau datanya bermasalah, ya urusan administrasi jadi macet.
Menurut Eddy Christijanto, Kepala Diskominfo Surabaya, warga yang abai akan menemui kendala.
Ucap Eddy, Senin lalu. Intinya, hal-hal yang vital dalam keseharian.
Langkah ini diambil karena batas waktu konfirmasi mandiri DTSEN sudah lewat, tepatnya 31 Maret kemarin. Nah, setelah tanggal itu, NIK yang belum dikonfirmasi otomatis dibatasi aksesnya di sistem Pemkot. Baik untuk layanan digital maupun yang tatap muka di kantor.
Namun begitu, jangan panik dulu. Eddy menegaskan bahwa pembatasan ini tidak selamanya. Ini cuma cara untuk menyadarkan warga agar segera mengurus data mereka. Begitu data diverifikasi dan dinyatakan lengkap, akses layanan akan dipulihkan dengan cepat.
Artikel Terkait
Prabowo Temui Macron di Paris Usai Pertemuan Maraton dengan Putin di Moskow
AS dan Indonesia Resmikan Kemitraan Pertahanan Strategis Major Defense Cooperation Partnership
Harga BBM Pertamina April 2026 Tak Berubah, Berlaku Mulai 14 April
Merdeka Gold Amankan Kredit Sindikasi USD150 Juta dari Konsorsium Bank