Hector Souto punya mimpi yang jelas untuk futsal Indonesia. Pelatih Timnas Futsal itu tak hanya fokus pada hasil di lapangan, tapi juga membayangkan masa depan di mana futsal tumbuh menjadi sebuah industri olahraga yang benar-benar menjanjikan.
Tentu, mewujudkannya bukan hal gampang. Butuh dukungan dari semua pihak. Namun begitu, Souto yakin itu bisa dicapai.
"Saya berharap suatu hari nanti futsal dianggap oleh semua orang sebagai profesi yang serius," ujarnya dalam sebuah kesempatan, Senin lalu.
Harapannya sederhana tapi mendasar: pemain bisa punya kehidupan yang layak. Mereka harus bisa fokus bermain dan belajar, dapat gaji yang pantas, tanpa harus pusing memikirkan kebutuhan hidup sehari-hari. "Itulah alasan saya bekerja setiap hari," tutur pelatih asal Spanyol itu.
Di sisi lain, komitmennya untuk kemajuan futsal tanah air tak diragukan lagi. Dia aktif memberikan masukan kepada Federasi Futsal Indonesia (FFI), mendorong agar standar terus ditingkatkan.
"Saya mencoba mendorong batas federasi agar kondisi kami semakin baik dan lebih baik lagi," katanya.
Impian besarnya sederhana: menciptakan lebih banyak kesempatan dan kondisi yang lebih baik bagi seluruh pelaku futsal di Indonesia. Itu yang terus dia perjuangkan.
Dan tentu saja, ada target jangka pendek yang sedang dia kejar mati-matian: membawa Timnas Futsal Indonesia melenggang ke Piala Dunia 2026. Berbagai persiapan sudah dan masih terus digodok untuk mewujudkan ambisi tersebut. Perjalanan masih panjang, tapi Souto tampak tak kenal lelah.
Artikel Terkait
Pemerintah Beri Insentif Pajak Hingga 0 Persen Bagi Eksportir yang Patuh Aturan Devisa Hasil Ekspor SDA
Mendiktisaintek Bantah Akan Tutup Program Studi demi Sesuaikan Industri
Neraca Dagang Indonesia Surplus 5,64 Miliar Dolar AS hingga April 2026, Bertahan 72 Bulan Berturut-turut
PLN dan BDx Data Centers Jalin Kerja Sama Pasok Listrik 1,2 GW untuk Dukung Pusat Data AI di Indonesia