Di sisi lain, beban Arsenal terlihat lebih berat. Fokus mereka terpecah karena masih harus berjuang di Liga Champions, sebuah kompetisi yang sudah tidak lagi diikuti City musim ini. Bisa dibilang, The Gunners harus membagi energi dan konsentrasi, sementara City bisa sepenuhnya mengerahkan tenaga untuk memburu gelar liga.
Lantas, bagaimana jika poin mereka akhirnya imbang? Selisih gol akan jadi penentu. Ini aspek lain di mana City biasanya sangat kuat.
Terlepas dari semua perhitungan pelik di papan klasemen, suasana hati Pep Guardiola jelas sedang cerah. Manajer asal Spanyol itu tampak semringah usai kemenangan gemilang atas Chelsea. Ia, dengan sedikit canda, memuji keputusannya sendiri yang mengubah permainan di babak kedua.
Jadi, perlombaan masih panjang. Kemenangan di Stamford Bridge adalah pernyataan sikap. Sekarang, semua mata tertuju ke Etihad minggu depan, di mana pertaruhan sesungguhnya mungkin baru akan dimulai.
Artikel Terkait
Putin Sambut Prabowo di Kremlin, Tekankan Kemitraan Strategis Indonesia-Rusia
Timnas U-17 Indonesia Bantai Timor Leste 4-0 di Pembuka Piala AFF
Mendagri Tito Soroti Pengawasan Dana Otsus dan Keistimewaan, Sorot DIY Sebagai Model
Ekonom UI Proyeksikan Pertumbuhan Kuartal I 2026 Capai 5,54%, Tapi Peringatkan Pelemahan Daya Beli