Namun begitu, soal skema khusus untuk menekan harga, tampaknya belum ada kepastian. Prasetyo mengungkapkan bahwa berbagai opsi masih dalam pembahasan. Ia juga menekankan bahwa persoalan ini tidak bisa diselesaikan dengan cara instan. "Itu skema-skema sedang kita terus diskusikan. Menyelesaikannya tidak serta-merta mudah," katanya.
Sebagai gambaran, ia menyebut upaya mengamankan pasokan minyak saja bukan perkara gampang. Prosesnya rumit, butuh waktu, dan seringkali harus membuka kerjasama dengan sumber-sumber baru yang belum pernah menjadi mitra Indonesia sebelumnya.
“Ini kan butuh waktu. Tapi yang pasti adalah kita mencari terus skema-skema untuk bisa menyelesaikan setiap permasalahan yang kemudian terdampak akibat dari situasi geopolitik," pungkas Prasetyo.
(kunthi fahmar sandy)
Artikel Terkait
KPK Tangkap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Diduga Terlibat Pemerasan
Survei Internasional: Jakarta Jadi Kota Teraman Kedua di ASEAN
Presiden Prabowo Dijadwalkan Temui Putin di Rusia Besok, Bahas Energi dan Geopolitik
Ekspor Kendaraan Listrik China Tembus Rekor 349.000 Unit di Tengah Gejolak Harga Minyak