Harga bensin di AS yang terus melonjak ternyata tak hanya bikin masyarakat mengelus dada. Rupanya, para raksasa otomotif dunia juga ikut merasakan panasnya. Ford, Toyota, Hyundai, dan sederet perusahaan lain yang tergabung dalam Alliance for Automotive Innovation kini angkat bicara. Mereka punya usulan yang cukup mengejutkan: hapus saja pajak bensin federal.
Gantinya? Sebuah sistem biaya baru yang dihitung berdasarkan berat kendaraan. Tentu saja, langkah seperti ini berpotensi memicu perdebatan sengit di kalangan konsumen, terutama mereka yang sehari-hari mengandalkan kendaraan besar.
Menurut sejumlah saksi, usulan ini dilontarkan langsung oleh John Bozzella, Presiden dan CEO Alliance for Automotive Innovation. Dia menyoroti situasi saat ini, di mana konflik geopolitik seperti ketegangan AS dengan Iran mendorong harga bahan bakar minyak meroket tak terkendali. Efeknya langsung terasa. Banyak konsumen yang kini beralih ke kendaraan hybrid yang lebih irit.
“Trennya nyata,” katanya. Data penjualan hybrid pada Januari 2026 bahkan sudah menyentuh angka 19 persen. Perubahan perilaku ini, meski bagus untuk lingkungan, justru mengancam pondasi keuangan infrastruktur negara.
Dia khawatir, peralihan massal ini akan mempercepat kebangkrutan Dana Perwalian Jalan Raya.
“Ini kemungkinan akan mempercepat kebangkrutan Dana Perwalian Jalan Raya,” tegas Bozzella.
Artikel Terkait
Manchester City Hancurkan Liverpool 4-0, Haaland Cetak Hattrick ke Semifinal Piala FA
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Tiga Lainnya Terluka
FAO Catat Kenaikan Harga Pangan Global Kedua Kalinya Berturut-turut
Libur Panjang Paskah, 352 Ribu Kendaraan Padati Gerbang Tol Keluar Jabotabek