PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) ternyata sudah membuka lajur tambahan atau contraflow di ruas tol itu. Rekayasa lalu lintas ini diberlakukan mulai pukul 09.18 WIB, membentang dari KM 47 hingga KM 66 ke arah Cikampek.
Kebijakan ini diambil untuk mengurai kepadatan yang diprediksi melonjak, terutama bagi kendaraan yang menuju wilayah Timur Jawa. Libur panjang yang bertepatan dengan Jumat Agung memang selalu jadi momen ujian bagi jalan tol.
Namun begitu, penerapan contraflow ini tidak kaku. JTT menyebut langkah ini bersifat situasional, tergantung kondisi riil di lapangan. Semua dijalankan dengan koordinasi ketat bersama kepolisian, tentu saja dengan tujuan utama: menjaga kelancaran dan keselamatan para pemudik.
Artikel Terkait
DPR: Pemerintah Pertimbangkan Subsidi Avtur untuk Tekan Kenaikan Tarif Pesawat
Timnas Indonesia U-17 Tumbang dari India, Lanjutkan Tren Negatif Jelang Piala AFF
Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Terkait Kasus DSI
Puan Maharani Ingatkan WFH Jumat Harus Jaga Kecepatan Pelayanan Publik