“Di tengah tekanan global, kita perlu bergerak lebih adaptif,” tegasnya.
“Diversifikasi pasar, penguatan promosi, dan optimalisasi wisata nusantara menjadi kunci agar sektor pariwisata tetap menjadi penggerak ekonomi nasional.”
Karena itu, kolaborasi menjadi kata kunci. Widiyanti mendorong kerja sama lintas kementerian, terutama untuk urusan insentif penerbangan dan penambahan kapasitas kursi pesawat. Sinergi, dalam pandangannya, adalah solusi.
“Kami percaya bahwa dengan kolaborasi seluruh kementerian dan lembaga, serta dukungan DPR RI, sektor pariwisata Indonesia akan tetap tangguh dan mampu menjaga kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkas Widiyanti menutup paparannya.
(Febrina Ratna Iskana)
Artikel Terkait
JK Kritik WFH ASN: Khawatirkan Penurunan Produktivitas dan Layanan Publik
Bareskrim Sita 6 Kg Emas dan Rp1,4 Miliar dalam Pengembangan Kasus Pencucian Uang Tambang Ilegal
Operasi Ketupat 2026 Berakhir, Angka Kematian Kecelakaan Turun Drastis 31%
Polisi Buru Dua Penjambret Berpengalaman di Jelambar, Aksi Terekam CCTV