Bank Syariah Indonesia (BRIS) baru saja menyerahkan lagi zakat perusahaan dan karyawannya ke BAZNAS. Angkanya gak main-main, mencapai Rp289 miliar. Dengan kontribusi segini, posisi BSI sebagai penyetor zakat korporat terbesar di tanah air pun tetap kokoh.
Menurut Direktur Utamanya, Anggoro Eko Cahyo, kegiatan berzakat ini bukan sekadar ritual tahunan. Ini adalah bagian dari strategi perusahaan untuk menciptakan dampak ekonomi yang betul-betul berkelanjutan bagi masyarakat luas.
"Kami lihat tren 2026 angka pengumpulan ZISWAF per bulannya lebih tinggi dibandingkan tahun 2025. Dan sebagai bank kami cukup bangga,"
Ucapnya di Jakarta, Rabu (1/4/2026) lalu. Optimisme itu punya dasar. Sepanjang 2025, penghimpunan donasi lewat berbagai kanal pembayaran BSI sendiri sudah menembus Rp236 miliar, dengan total transaksi mencapai 10,5 juta kali.
Kalau dilihat pergerakannya, penyaluran zakat BSI tahun lalu memang menunjukkan tren positif. Tercatat ada kenaikan 7,77 persen dibanding tahun sebelumnya. Peningkatan ini berjalan seiring dengan pertumbuhan bisnis perseroan, sekaligus mempertegas komitmen mereka untuk memberikan manfaat sosial.
Artikel Terkait
DJP Catat Lebih dari 10,5 Juta SPT Tahunan Dilaporkan hingga Tenggat Maret 2026
Pemprov Sumsel Rencanakan Pengadaan Mobil Dinas Baru Senilai Rp5 Miliar di Tengah Wacana Efisiensi
Setjen DPR Padamkan Lampu Koridor dan Ruang Rapat untuk Efisiensi Anggaran
Mirae Asset Proyeksikan Inflasi Maret 2026 Turun, Waspadai Risiko Geopolitik