Suasana di Kompleks Parlemen Senayan menjelang petang, Jumat (27/3), terasa berbeda. Koridor-koridor gedung yang biasanya terang benderang, kini mulai diselimuti gelap. Sekretariat Jenderal DPR RI memang mulai menjalankan langkah efisiensi anggaran, dan dampaknya langsung terasa di lingkungan kerja mereka sendiri.
Langkah penghematan ini bukan tanpa alasan. Gejolak harga BBM belakangan ini dinilai berpotensi membebani APBN. Maka, sebagai respons, Setjen DPR memutuskan untuk mengencangkan ikat pinggang dimulai dari hal paling dasar: listrik.
Berdasarkan pantauan sekitar pukul enam sore, lampu-lampu di sepanjang koridor sudah banyak yang dipadamkan. Ruang rapat yang sepi dari aktivitas juga ikut gelap gulita. Hanya beberapa titik tertentu yang masih berpelita, seperti mushola, toilet, area mesin ATM, dan media center. Eskalator dan lift di gedung-gedung yang sudah sepi pun ikut dimatikan.
Namun begitu, pemadaman ini baru dilakukan setelah benar-benar dipastikan tidak ada lagi aktivitas rapat atau tugas lain dari para ASN. Intinya, efisiensi, tapi tidak sampai mengganggu pekerjaan.
Artikel Terkait
Justin Hubner Tak Tahu Soal Polemik Paspor yang Seret Rekan Setimnasnya
JK Kritik WFH ASN: Khawatirkan Penurunan Produktivitas dan Layanan Publik
Bareskrim Sita 6 Kg Emas dan Rp1,4 Miliar dalam Pengembangan Kasus Pencucian Uang Tambang Ilegal
Operasi Ketupat 2026 Berakhir, Angka Kematian Kecelakaan Turun Drastis 31%