“Kami juga terus mengajak dan membuka diri untuk partisipasi Jepang dalam ekonomi Indonesia,” kata Prabowo.
Bidang energi juga jadi perhatian serius. Presiden menyebutkan keterbukaan untuk kerja sama di sektor energi terbarukan, bahkan energi nuklir. Inisiatif bersama seperti Asia Zero Emission Community juga akan didorong lebih kencang. Menurut Prabowo, proyek-proyek yang sudah berjalan, contohnya Legoknangka, akan dibantu agar lancar tanpa kendala.
“Kami juga terbuka untuk kerja sama di bidang energi terbarukan dan energi nuklir. Kami juga akan mendorong Asia Zero Emission Community,” ungkapnya.
Di sisi lain, kerja sama tak melulu soal ekonomi dan energi. Aspek lain seperti pendidikan, pariwisata, dan program pertukaran masyarakat juga digaungkan. Intinya, kolaborasi di segala bidang diharapkan bisa semakin menguat.
“Kami juga mengundang Jepang untuk ikut bersama-sama dalam kerja sama dan kolaborasi di semua bidang, termasuk yang tadi saya sampaikan, pendidikan, pariwisata dan people-to-people programs,” jelas dia.
Pertemuan ini, secara garis besar, menegaskan komitmen kedua negara untuk mempererat hubungan. Trajektorinya, seperti disampaikan Prabowo, memang terlihat mengarah ke hal-hal yang positif.
Artikel Terkait
Gus Ipul: 625 Ribu Peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran Kembali Diaktifkan
DKI Percepat Penataan Zebra Cross di Jalan Soepomo Usai Viral Gambar Pac-Man
Andik Vermansah Sesali Tolak Tawaran DC United demi Gaji Besar di Malaysia
Kasus Campak Anjlok 93%, Kemenkes Wajibkan Vaksinasi untuk Dokter Internsip