Kepala BGN Tegaskan Anggaran 2026 Rp268 Triliun, Bukan Rp335 Triliun

- Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00 WIB
Kepala BGN Tegaskan Anggaran 2026 Rp268 Triliun, Bukan Rp335 Triliun

Dari sisi rincian, anggaran MBG yang mencapai Rp249 triliun itu dialokasikan dengan cukup menarik. Mayoritas, sekitar 70 persen, dipakai untuk pengadaan bahan baku pangan. Kebijakan ini bukan cuma soal menyediakan makanan, tapi juga punya efek berganda. Dampak ekonominya langsung terasa oleh petani, nelayan, peternak, dan pelaku UMKM di sepanjang rantai pasok.

Di sisi lain, kebutuhan operasional tak ketinggalan. Sekitar 20 persen anggaran disiapkan untuk membiayai hal-hal seperti listrik, sewa kendaraan distribusi, dan yang tak kalah penting: insentif bagi para relawan.

Ngomong-ngomong soal relawan, jumlah mereka sekarang sudah luar biasa. Dadan mengungkapkan, lebih dari 1,2 juta orang tersebar di seluruh Indonesia terlibat dalam SPPG. Untuk jerih payahnya, mereka mendapatkan penghasilan bulanan yang bervariasi, umumnya antara Rp2,4 juta sampai Rp3,2 juta.

"Mayoritas anggaran kami langsung disalurkan untuk program MBG, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,"

tandas Dadan menutup penjelasannya.

Dengan begitu, polemik angka anggaran pun menemui kejelasan. Fokusnya tetap pada penyerapan dana untuk program yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar