Keluarga Gus Elham Minta Maaf, Tegur Perilaku di Video Cium Anak yang Viral

- Jumat, 14 November 2025 | 23:50 WIB
Keluarga Gus Elham Minta Maaf, Tegur Perilaku di Video Cium Anak yang Viral
Keluarga Gus Elham Minta Maaf atas Video Cium Anak yang Viral - Permohonan Maaf Resmi

Keluarga Gus Elham Sampaikan Permohonan Maaf atas Video Viral

Keluarga besar Muhammad Elham Yahya Luqman, yang dikenal sebagai Gus Elham, secara resmi memohon maaf kepada masyarakat luas. Permintaan maaf ini disampaikan menyusul viralnya sebuah video yang menampilkan aksinya mencium sejumlah anak di atas panggung, yang menuai kecaman publik.

Muhammad Agung Musa Al Maliki, yang merupakan kakak kandung Gus Elham, bertindak sebagai juru bicara keluarga. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan dan kegaduhan yang timbul akibat peristiwa tersebut.

Keluarga Sudah Beri Teguran Sejak Lama

Agung melanjutkan penjelasannya dengan menyatakan bahwa pihak keluarga tidak tinggal diam. Mereka diklaim telah memberikan teguran dan nasihat kepada Gus Elham mengenai perilakunya tersebut dalam kurun waktu yang cukup lama.

Menurut penuturan sang kakak, setelah mendapatkan teguran dari keluarga, terutama dari orang tua, Gus Elham telah berusaha untuk introspeksi diri. Agung menegaskan bahwa adiknya tersebut sudah mulai menunjukkan perubahan dan komitmen untuk memperbaiki perilakunya.

Gus Elham Akui Kekhilafan

Sebelum pernyataan keluarga keluar, Gus Elham sendiri telah terlebih dahulu meminta maaf secara terbuka melalui sebuah video pernyataan. Dalam video tersebut, ia mengaku khilaf dan menyatakan penyesalan yang mendalam atas tindakannya yang telah menimbulkan kontroversi di masyarakat.

Gus Elham menyampaikan bahwa kejadian tersebut terjadi dalam konteks pengajian dimana anak-anak hadir di bawah pengawasan orang tua mereka. Meski demikian, ia mengakui sepenuhnya bahwa perbuatannya itu adalah sebuah kesalahan.

Viralnya video dan foto tersebut memicu gerakan kampanye di media sosial yang mengecam keras tindakan yang dinilai sebagai bentuk pelanggaran terhadap anak. Masyarakatakat pun mendesak adanya tindakan yang tegas terhadap perilaku yang dianggap tidak pantas tersebut.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar