Dua Kapten Baru Pimpin Pasukan Bulutangkis Indonesia di SEA Games 2025

- Sabtu, 06 Desember 2025 | 13:45 WIB
Dua Kapten Baru Pimpin Pasukan Bulutangkis Indonesia di SEA Games 2025

PATHUM THANI – Ada gebrakan menarik dari tim bulu tangkis Indonesia jelang SEA Games 2025 di Thailand. Dua nama baru ditunjuk untuk memimpin pasukan, baik di sektor putra maupun putri. Yang bikin sorotan? Salah satunya adalah debutan yang belum pernah sekalipun merasakan atmosfer multievent, tapi langsung diganjar tanggung jawab besar sebagai kapten.

Total ada 20 atlet yang diboyong ke ajang bergengsi regional ini, dengan pembagian sepuluh putra dan sepuluh putri. Mereka akan bertarung di tujuh nomor pertandingan, mulai dari beregu, tunggal, ganda, hingga ganda campuran. Cabor bulu tangkis sendiri dijadwalkan bergulir dari 7 hingga 14 Desember mendatang.

Nah, untuk memimpin pasukan di nomor beregu, PBSI mempercayakan tampuk kapten putra kepada Sabar Karyaman Gutama. Sementara di kubu putri, Febriana Dwipuji Kusuma yang mendapat kehormatan. Penunjukan ini jelas menandai babak baru. Kombinasi antara pemain berpengalaman dan talenta segar terlihat jelas, dan publik pun penasaran dengan dinamika yang akan tercipta.

Perasaan Febriana, yang akrab disapa Ana, tentu saja campur aduk. Kebanggaan yang besar terpancar jelas.

“Senang bisa dipilih menjadi kapten. Saya dan teman-teman ingin menunjukkan tim beregu putri ini bisa merebut medali emas untuk Indonesia,” ujarnya penuh semangat.

Di sisi lain, sosok Sabar justru jadi pusat perhatian. Ini akan menjadi penampilan perdananya di SEA Games. Yang menarik, dirinya bahkan bukan atlet Pelatnas PBSI. Tapi kepercayaan itu diberikan begitu saja, dan Sabar menyambutnya dengan tekad baja untuk memberikan yang terbaik.

“Ini menjadi multievent pertama bagi saya dan ada pressure tersendiri ketika terpilih menjadi kapten,” akunya. “Tapi tidak mengapa, mungkin karena saya paling senior jadi teman-teman memilih saya dan saya siap.”

Dia pun menekankan satu hal: kekompakan adalah kunci segalanya.

“Mudah-mudahan bisa membimbing yang lain dan semoga saya juga bisa tampil maksimal. Kekompakan dan komunikasi satu sama lain akan menjadi kunci kesuksesan tim ini. Percaya siapapun yang diturunkan bisa menyumbang poin untuk Merah-Putih,” tambah Sabar.

Setelah tiba di Thailand, tim langsung turun ke lapangan. Latihan perdana digelar di Gymnasium 4, Kampus Rangsit Universitas Thammasat, Pathum Thani. Sesi selama satu jam itu lebih untuk adaptasi dan melepas lelah setelah perjalanan jauh.

“Hari ini kami sambil mencoba lapangan, waktu latihan tidak banyak tapi cukup untuk melemaskan otot-otot dan gerakan agar tidak terlalu kaku,” jelas Ana mengenai aktivitas tersebut.

Latihan berjalan cukup santai, diisi dengan simulasi permainan 3 lawan 3 dan 4 lawan 4. Menurut Sabar, kondisi lapangan tak jauh beda dengan arena Thailand Open atau Masters. Hanya saja, satu hal masih jadi tanda tanya.

“Latihan pertama ini dijadikan adaptasi awal sebelum besok lebih dimatangkan lagi,” katanya. “Secara umum sih mirip-mirip. Tapi kami belum tahu apakah pendingin ruangan sudah menyala semua atau belum. Itu bisa pengaruhi arah angin, jadi harus tetap waspada.”

Dengan dua pemimpin baru yang penuh ambisi, tim Merah Putih kini siap bertempur. Targetnya jelas: mengibarkan bendera Indonesia setinggi-tingginya di pentas SEA Games 2025.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar