Dua Personel UNIFIL Tewas dalam Ledakan di Lebanon Selatan

- Selasa, 31 Maret 2026 | 03:20 WIB
Dua Personel UNIFIL Tewas dalam Ledakan di Lebanon Selatan

"Kami menegaskan kembali bahwa tidak seorang pun seharusnya meninggal dunia demi perdamaian,"

tegas pernyataan itu lagi, menyiratkan kekecewaan yang mendalam.

Belasungkawa pun mengalir untuk keluarga, sahabat, dan rekan sejawat para korban. Mereka disebut telah mengorbankan nyawa untuk sesuatu yang seharusnya damai. Di tengah duka, UNIFIL tak tinggal diam. Mereka sudah membuka penyelidikan mendalam untuk mengungkap kebenaran di balik insiden memilukan ini.

Di sisi lain, desakan keras juga dilayangkan. UNIFIL mendesak semua pihak yang bertikai untuk mematuhi hukum internasional. Keselamatan personel dan aset PBB harus dijamin. Mereka juga meminta agar setiap tindakan yang bisa membahayakan pasukan biru itu dihindari.

Poin pentingnya: menyerang pasukan penjaga perdamaian dengan sengaja bukanlah hal sepele. Itu adalah pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional, plus melanggar Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701. Bahkan, tindakan semacam itu bisa digolongkan sebagai kejahatan perang. Situasi di perbatasan yang sudah panas ini jelas membutuhkan penanganan ekstra hati-hati dari semua pihak.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar