Nah, puncak kepadatan arus balik sendiri sebenarnya sudah lewat. Menurut catatan Jasa Marga, hari tersibuk justru jatuh pada Selasa, 24 Maret. Saat itu, ada 256 ribu kendaraan yang masuk hampir dua kali lipat dari angka normal.
"Mayoritas pemudik masih didominasi dari arah Timur, mencapai 62,1 persen di hari puncak itu," tambah Rivan.
Meski puncaknya sudah lewat, arus diperkirakan belum benar-benar reda. Rivan memprediksi masih ada sekitar 249 ribu kendaraan yang akan kembali ke Jabotabek dalam beberapa hari ke depan. Itu artinya, volume masih akan 42,2% lebih tinggi ketimbang hari biasa.
Dan lagi-lagi, gerbang Cikampek Utama diperkirakan menjadi yang terpadat.
"Dari jumlah total prediksi itu, sekitar 91 ribu kendaraan akan masuk lewat GT Cikampek Utama dari arah Trans Jawa. Kenaikannya signifikan, sampai 153,5 persen dibanding normal," pungkasnya.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Pemerintah Jaga Ketahanan Pangan di Tengah Ancaman Krisis Global
Pria di Medan Tikam Tetangga Hingga Luka Berat, Motifnya Debu dari Sapuan Lantai
Pelatih Baru Timnas Indonesia Janjikan Lolos ke Piala Dunia dalam Empat Tahun
Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pimpin Inisiatif Perdamaian di Islamabad di Tengah Eskalasi Konflik