"Adaptasi 100%? Tentu belum, waktunya terbatas. Tapi saya rasa ini tidak akan terlalu berdampak pada permainan kami," ujar mantan pemain Persija Jakarta itu.
Ngomong-ngomong soal Indonesia, Dimitrov punya ikatan emosional yang kuat. Ia pernah membela Persija di tahun 2002, lalu bermain untuk Persegres Gresik United pada 2003-2004. Bukan cuma sebagai pemain, ia juga pernah turun tangan di dunia kepelatihan di sini. Ia menjadi asisten pelatih di Persipura Jayapura (2006-2007), sebelum akhirnya membantu Ivan Kolev menangani Timnas Indonesia pada 2007.
Pengalaman panjang itulah yang membuat laga final nanti terasa istimewa di hatinya.
"Bagi saya, ini akan jadi pertandingan yang sangat spesial," katanya penuh perasaan.
"Saya punya kenangan yang sangat baik di sini, baik sebagai pemain maupun sebagai bagian dari staf pelatih tim nasional."
Jadi, meski secara statistik diunggulkan, Bulgaria jelas tak akan main-main. Mereka menghadapi sebuah tim yang sedang naik daun, dan dipimpin oleh sosok yang justru sangat mengenal denyut nadi sepakbola Indonesia.
Artikel Terkait
Korban Jiwa Kecelakaan Mudik Lebaran Turun 30%, Arus Diklaim Lancar
Anggota DPR Desak Pemerintah Jaga Ketahanan Pangan di Tengah Ancaman Krisis Global
Pria di Medan Tikam Tetangga Hingga Luka Berat, Motifnya Debu dari Sapuan Lantai
Pelatih Baru Timnas Indonesia Janjikan Lolos ke Piala Dunia dalam Empat Tahun