Di sisi lain, skema one way di tol memang seperti pisau bermata dua. Di satu sisi, ia diperlukan untuk mengurai kepadatan di jalan bebas hambatan. Namun begitu, konsekuensinya justru membebani jalan lama. Sejak sistem itu diberlakukan untuk arus balik, semua kendaraan dari Jakarta yang menuju timur Jawa dialihkan paksa ke Pantura. Volume kendaraan pun melonjak drastis, terutama pagi hari itu.
Kemacetan panjang ini diprediksi belum akan reda dalam waktu dekat. Selama sistem satu arah di Tol Cipali masih berjalan, Pantura Cirebon dipastikan akan tetap jadi lautan kendaraan.
Nah, buat para pemudik yang masih dalam perjalanan menuju Jawa Tengah, ada baiknya mencari jalan lain. Hindari titik rawan macet di sepanjang Pantura, dari Arjawinangun hingga Plered Weru. Petugas di lapangan sudah mengimbau agar pengendara beralih ke jalur alternatif.
Mereka menyarankan rute via Lohbener di Indramayu. Mungkin jalurnya agak memutar, tapi pasti lebih menghemat waktu dan tenaga ketimbang terjebak antrean berjam-jam di tengah terik dan debu.
Artikel Terkait
Arus Mudik Lebaran 2026 Capai 3,5 Juta Kendaraan, Ruas Solo-Yogya Tembus 92%
KPK Catat 94.542 Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN Jelang Batas Akhir
Arus Balik Lebaran 2026 Masih Padat, Kedatangan di Stasiun Jakarta Capai 52.896 Penumpang
KPK: 94 Ribu Pejabat Belum Lapor LHKPN, Batas Akhir 31 Maret 2026