Di Gedung Mahkamah Agung yang megah, Jakarta Pusat, suasana Rabu siang itu terasa khidmat. Lima sosok yang akan memegang kendali Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk enam tahun ke depan berdiri tegak, siap mengucapkan sumpah jabatan. Prosesi yang dipimpin langsung oleh Ketua MA Sunarto ini menandai dimulainya babak baru kepemimpinan di lembaga pengawas jasa keuangan kita.
Friderica Widyasari Dewi pun resmi mengambil alih posisi puncak. Dia menggantikan Mahendra Siregar yang mundur akhir Januari lalu. Pelantikan ini, tentu saja, mengikuti proses panjang mulai dari seleksi hingga akhirnya ditetapkan oleh DPR RI.
Ketua MA Sunarto, dengan suara lantang, membacakan dasar hukum pengangkatan mereka.
Begitu bunyi pengantar sebelum sumpah diucapkan.
Nah, siapa saja yang mengisi jajaran dewan ini? Selain Friderica sebagai Ketua, ada Hernawan Bekti Sasongko yang menduduki posisi Wakil Ketua. Lalu, untuk posisi-posisi kepala eksekutif, terlihat nama-nama seperti Hasan Fawzi yang akan mengawasi pasar modal dan bursa karbon. Dicky Kartikoyono mendapat mandat mengawasi perilaku pelaku usaha sekaligus mengurusi edukasi dan perlindungan konsumen. Sementara itu, Adi Budiarso akan memegang bidang yang sedang panas: inovasi teknologi keuangan, aset digital, dan kripto.
Artikel Terkait
Pemerintah Tetapkan WFH Wajib untuk Instansi, Imbauan untuk Swasta
Pemulihan Pascabencana Sumatera Diperkirakan Tembus Rp130 Triliun
Menkeu Tegaskan Indonesia Belum dalam Kondisi Darurat Energi
Indonesia Bawa Agenda Prioritas ke Konferensi Tingkat Menteri WTO di Kamerun