Di halaman Polda Metro Jaya yang ramai, Rabu (18/3/2026), Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago turut melepas para pemudik. Program mudik gratis yang digelar Polri ini, menurutnya, adalah bukti nyata bahwa negara hadir untuk meringankan beban rakyat.
“Ini semua menunjukkan bahwa negara hadir untuk mengatasi kesulitan masyarakat kita,” ujar Djamari.
Ia melanjutkan, “Ada yang memang sama sekali bebannya dihilangkan, ada yang sedikit dikurangi.”
Menurut sejumlah saksi, suasana pelepasan itu cukup meriah. Djamari lantas menyoroti satu fakta menarik. Ternyata, tidak semua pemudik menempuh perjalanan lewat darat.
“Kemarin Angkatan Laut berangkat sekitar yang kapal menuju ke timur menuju Semarang dan Surabaya itu ada sekitar seribu lima ratus lebih,” jelasnya. Mereka tak sendirian. Ratusan motor turut dibawa, sekitar enam ratus unit, ikut diangkut di dalam kapal.
Nah, soal kepulangan nanti juga sudah dipikirkan. Pihak penyelenggara rupanya sudah menyiapkan akomodasi untuk perjalanan balik mereka ke Jakarta.
“Dan pada saat kembali nanti dari Surabaya pun disiapkan pesawat kapal yang bersangkutan,” tambah Djamari. “Kapal itu juga kembali ke Semarang dan kembali ke Jakarta.”
Jadi, program ini terlihat cukup komprehensif. Mulai dari pemberangkatan hingga rencana kepulangan, semuanya diatur. Upaya ini memang terkesan sederhana, tapi dampaknya langsung terasa bagi ribuan pemudik yang terbantu.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi