WASHINGTON Kabar yang beredar dari media Israel cukup mengejutkan: Wakil Presiden AS JD Vance disebut-sebut terlibat cekcok dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Pemicunya? Desakan keras Vance agar Israel menindak aksi kekerasan pemukim ilegal Yahudi terhadap warga Palestina di Tepi Barat.
Laporan dari surat kabar Hayom itu menyebut Vance geram. Kekerasan dan aksi vandalisme oleh para pemukim di wilayah pendudukan itu, menurut laporan, membuatnya mendesak Netanyahu untuk bertindak. Padahal, secara internasional, status Tepi Barat dan Yerusalem Timur sudah jelas: wilayah Palestina yang diduduki. Keberadaan pemukiman Israel di sana pun dianggap melanggar hukum internasional.
Namun begitu, tim Vance langsung membantah. Mereka menampik keras narasi tentang pertengkaran itu.
Artikel Terkait
Kapolri Perintahkan Antisipasi Cuaca Ekstrem di Jalur Penyeberangan Saat Arus Balik Lebaran
Harga BBM di Jakarta Tetap Stabil Pasca-Lebaran 2026
Herdman Buka Alasan Panggil Elkan Baggott Kembali ke Timnas Indonesia
Openreach Gandeng Google Cloud untuk Percepatan Jaringan Fiber dan Kurangi Emisi Armada