Gubernur DKI Ungkap Transaksi Mudik ke Jakarta Tembus Rp 21 Triliun

- Rabu, 25 Maret 2026 | 12:15 WIB
Gubernur DKI Ungkap Transaksi Mudik ke Jakarta Tembus Rp 21 Triliun

Nilai transaksi dari program 'Mudik ke Jakarta' ternyata fantastis. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, baru saja mengungkap angkanya. Ternyata, nilainya sudah mencapai puluhan triliun rupiah.

Di Balai Kota Jakarta, Rabu (25/3/2026), Pramono memberikan rincian yang cukup mengejutkan.

"Program ini berjalan sampai 31 Maret, dengan banyak kolaborator. Mulai dari Citilink, KAI, hotel, sampai pusat perbelanjaan," ujarnya.

"Nah, sebelum Lebaran kemarin saja, transaksinya sudah menembus Rp 21 triliun."

Program yang baru pertama kali digelar tahun ini memang menawarkan beragam paket. Dari wisata murah sampai diskon belanja yang menggiurkan. Tujuannya sederhana: menggerakkan ekonomi.

Dan tampaknya, itu berhasil. Pramono sendiri terlihat optimis. Menurutnya, angka Rp 21 triliun itu belum final. Ia yakin dalam beberapa hari ke depan, sebelum program berakhir, transaksi akan terus merangkak naik.

"Kami berharap, mudah-mudahan sampai tanggal 31 nanti bisa di atas Rp 25 triliun," tambahnya penuh harap.

Yang menarik, geliatnya ternyata tidak hanya dirasakan Jakarta. Beberapa daerah lain ikut terpacu. Beberapa provinsi bahkan mulai mengadopsi konsep serupa untuk mendongkrak ekonomi lokal mereka.

Pramono menyebutkan beberapa contoh.

"Program ini juga diikuti berbagai provinsi. Semarang, transaksinya Rp 8 miliar. Lalu ada Surabaya, sekitar Rp 6,2 miliar. Dan masih ada lagi," jelasnya.

Di sisi lain, antusiasme masyarakat pasca-Lebaran terasa betul di ibu kota. Monas, Ragunan, Ancol semua tempat wisata itu ramai dikunjungi. Pemprov DKI mencatat kenaikan pengunjung yang signifikan dalam tiga hari terakhir.

Pada akhirnya, seluruh rangkaian ini adalah sebuah upaya. Strategi untuk menjaga momentum perputaran ekonomi usai libur panjang, tanpa mengabaikan pelayanan publik.

"Respon masyarakat sangat baik, semuanya berjalan lancar," kata Pramono menutup pembicaraan.

Ia berharap, tren positif ini bertahan sampai akhir bulan.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar