Pemerintah Pertimbangkan WFH Lagi untuk Hemat BBM, Anggota DPR Ingatkan Perlu Kajian Matang

- Rabu, 25 Maret 2026 | 12:20 WIB
Pemerintah Pertimbangkan WFH Lagi untuk Hemat BBM, Anggota DPR Ingatkan Perlu Kajian Matang

Gara-gara perang di Timur Tengah yang bikin pasokan minyak dunia seret, pemerintah kita lagi mempertimbangkan opsi kerja dari rumah atau WFH lagi. Tujuannya sederhana: menghemat BBM. Tapi, niat baik ini nggak bisa asal jalan. Anggota Komisi II DPR, Muhammad Khozin, ngomong perlu perhitungan yang super matang.

"Skema WFH ini harus jelas tujuannya," tegas Khozin kepada awak media, Rabu lalu.

Menurutnya, penentuan jumlah hari, hari apa, dan daerah mana saja yang bakal kena aturan ini harus presisi. "Agar target efisiensi BBM tercapai, tapi pelayanan publik buat masyarakat nggak terbengkalai," lanjutnya.

Di sisi lain, politisi dari PKB ini melihat ada peluang lain. Kebijakan ini bisa jadi momentum buat perbaikan kualitas udara dan penataan transportasi umum. Tapi ia ingatkan, situasi sekarang beda jauh sama zaman pandemi dulu.

"Dulu WFH barengan sama social distancing, mobilitas dibatasi. Sekarang? Aktivitas warga normal-normal aja," ungkap Khozin.

Karena itu, pemilihan harinya krusial. Ia malah khawatir kalau usulan WFH di hari Jumat malah jadi bumerang.

"WFH hari Jumat justru berpotensi meningkatkan mobilitas masyarakat jelang akhir pekan. Bisa-bisa malah jadi 'Long Weekend' karena berdekatan dengan Sabtu dan Minggu," katanya.

Kalau sampai begitu, ya percuma. Alih-alih ngirit, malah bisa-bisa pemakaian BBM tambah gila dan mobilitas warga makin tinggi. "Tujuannya jadi bias," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto sudah menyebut angka penghematannya. Katanya, kebijakan ini bisa menghemat seperlima dari pemakaian BBM harian.

"Penghematannya cukup signifikan, seperlima dari yang biasa kita keluarkan," kata Airlangga usai bertemu Presiden Prabowo di Istana, Kamis pekan lalu.

Nah, usulan hari Jumat sebagai hari WFH itu sendiri datang dari Menteri Keuangan, Purbaya. Logikanya, Jumat ditambah akhir pekan jadi tiga hari libur berturut-turut. "Lumayan tuh untuk aktivitas di rumah, dan mungkin turisme juga akan terdorong sedikit," ujar Purbaya usai salat Idul Fitri.

Rencananya, aturan ini bakal diterapkan setelah Lebaran. Kapan persisnya? Masih dikaji. Tapi Purbaya optimis, dengan WFH satu hari saja, konsumsi BBM bisa turun sekitar 20 persen. "Itu hitungan kasar sih, kira-kira segitu," tutupnya.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar