Openreach Gandeng Google Cloud untuk Percepatan Jaringan Fiber dan Kurangi Emisi Armada

- Rabu, 25 Maret 2026 | 11:15 WIB
Openreach Gandeng Google Cloud untuk Percepatan Jaringan Fiber dan Kurangi Emisi Armada

Openreach, operator jaringan broadband terbesar di Inggris, baru saja mengumumkan kerja sama yang cukup menarik. Mereka menggandeng Google Cloud untuk memanfaatkan kecerdasan buatan. Tujuannya? Dua hal utama: mempercepat pembangunan jaringan fiber optik dan memotong emisi dari armada kendaraan operasional mereka yang sangat besar.

Bayangkan saja, armada mereka terdiri dari 24.000 van yang hilir mudik setiap hari. Nah, dengan alat analisis data dari Google, rute perjalanan, waktu menganggur, hingga pola kerusakan kendaraan bisa dipetakan dengan lebih cerdas. Hasilnya, perjalanan yang tidak perlu bisa dikurangi, yang otomatis juga memangkas pemakaian bahan bakar. Langkah ini sekaligus jadi fondasi untuk beralih ke kendaraan listrik lebih cepat.

Menurut sejumlah saksi, upaya ini bukan sekadar uji coba teknologi. James Tappenden, Direktur Pelaksana Openreach, mengonfirmasi manfaat nyatanya.

"Dengan menerapkan teknologi Google Cloud pada tantangan operasional nyata, kami melihat manfaat praktis dan terukur,"

Di sisi lain, penerapan AI ini juga punya dampak besar di sisi infrastruktur. Mereka menggunakan model dari Google untuk memetakan sekitar 35 juta rumah dan jalur transportasi di seluruh Inggris. Peta digital ini memungkinkan para perencana teknis mengidentifikasi titik-titik mana saja yang paling optimal untuk pemasangan kabel fiber optik. Proses yang dulu bisa makan waktu lama, kini bisa dipersingkat secara signifikan.

Semua ini adalah bagian dari investasi besar-besaran mereka. Openreach diketahui menggelontorkan dana hingga 15 miliar poundsterling atau setara Rp340 triliun untuk menyediakan jaringan serat optik ke 25 juta lokasi. Targetnya, semua itu harus selesai pada akhir tahun 2026. Tampaknya, mereka serius ingin mengejar ketertinggalan dan membawa koneksi super cepat ke lebih banyak rumah warga.

Kerja sama dengan raksasa teknologi seperti Google menunjukkan bagaimana transformasi digital benar-benar menyentuh hal-hal yang sangat fisik, seperti pemasangan kabel dan pengaturan rute kendaraan. Bukan cuma soal software, tapi dampaknya terasa di jalanan.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar