Openreach, operator jaringan broadband terbesar di Inggris, baru saja mengumumkan kerja sama yang cukup menarik. Mereka menggandeng Google Cloud untuk memanfaatkan kecerdasan buatan. Tujuannya? Dua hal utama: mempercepat pembangunan jaringan fiber optik dan memotong emisi dari armada kendaraan operasional mereka yang sangat besar.
Bayangkan saja, armada mereka terdiri dari 24.000 van yang hilir mudik setiap hari. Nah, dengan alat analisis data dari Google, rute perjalanan, waktu menganggur, hingga pola kerusakan kendaraan bisa dipetakan dengan lebih cerdas. Hasilnya, perjalanan yang tidak perlu bisa dikurangi, yang otomatis juga memangkas pemakaian bahan bakar. Langkah ini sekaligus jadi fondasi untuk beralih ke kendaraan listrik lebih cepat.
Menurut sejumlah saksi, upaya ini bukan sekadar uji coba teknologi. James Tappenden, Direktur Pelaksana Openreach, mengonfirmasi manfaat nyatanya.
Artikel Terkait
Na Willa Tembus 334 Ribu Penonton, Berpotensi Lanjutkan Kesuksesan Jumbo
Arus Balik Lebaran 2026: Tiket KAI Ludes 96,5%, Okupansi Lampaui 150%
Meta Didenda Rp 6,3 Triliun Atas Pembahayaan Kesehatan Mental Anak
Kapolri Perintahkan Antisipasi Cuaca Ekstrem di Jalur Penyeberangan Saat Arus Balik Lebaran