WASHINGTON Kabar yang beredar dari media Israel cukup mengejutkan: Wakil Presiden AS JD Vance disebut-sebut terlibat cekcok dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Pemicunya? Desakan keras Vance agar Israel menindak aksi kekerasan pemukim ilegal Yahudi terhadap warga Palestina di Tepi Barat.
Laporan dari surat kabar Hayom itu menyebut Vance geram. Kekerasan dan aksi vandalisme oleh para pemukim di wilayah pendudukan itu, menurut laporan, membuatnya mendesak Netanyahu untuk bertindak. Padahal, secara internasional, status Tepi Barat dan Yerusalem Timur sudah jelas: wilayah Palestina yang diduduki. Keberadaan pemukiman Israel di sana pun dianggap melanggar hukum internasional.
Namun begitu, tim Vance langsung membantah. Mereka menampik keras narasi tentang pertengkaran itu.
Artikel Terkait
Epic Games PHK 1.000 Karyawan, Disebut Akibat Tekanan Ekonomi
Arus Balik Lebaran di Tol Cipali Lancar Berkat Strategi Buka-Tutup Rest Area
OJK Tegaskan Fundamental Perbankan Tetap Solid Meski Ada Revisi Outlook
AS Kirim Proposal Damai ke Iran via Pakistan, Respons Teheran dan Israel Masih Belum Jelas