Polri Rotasi Sembilan Kapolda, Brigjen Himawan Bayu Aji Jabat Kapolda Sultra

- Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:30 WIB
Polri Rotasi Sembilan Kapolda, Brigjen Himawan Bayu Aji Jabat Kapolda Sultra

Sebagai bagian dari penyegaran organisasi, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali merotasi sejumlah perwira tinggi (pati). Keputusan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/960/V/KEP/2026 yang diteken oleh Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, Irjen Anwar, pada 7 Mei 2026. Salah satu posisi strategis yang berganti adalah Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Kapolda Sultra) yang kini dipercayakan kepada Brigjen Himawan Bayu Aji.

Brigjen Himawan menggantikan Irjen Didik Agung Widjanarko yang dimutasi sebagai pati Polda Sultra. Penunjukan ini sekaligus membawa konsekuensi kenaikan pangkat satu tingkat bagi Brigjen Himawan seiring dengan jabatan barunya sebagai kapolda. Mutasi ini, menurut sumber internal kepolisian, merupakan bagian dari dinamika organisasi yang berlangsung secara periodik untuk menjaga efektivitas dan profesionalisme institusi.

Sementara itu, sejumlah jabatan lain di lingkungan Polri juga mengalami pergeseran. Dirtipidsiber Bareskrim Polri akan diisi oleh Brigjen Adex Yudiswan, yang sebelumnya menjabat sebagai Karojakstra Stamarena Polri. Di sisi lain, Brigjen Yudhi Sulistianto Wahid diangkat sebagai Kapolda Bengkulu, menggantikan Irjen Mardiyono yang dipromosikan menjadi Kakorbinmas Baharkam Polri.

Secara keseluruhan, terdapat sembilan Kapolda yang diganti dalam mutasi kali ini. Selain Sultra dan Bengkulu, pergantian juga terjadi di Polda Sumatera Barat yang kini dipimpin Irjen Djati Wiyoto, Polda Kalimantan Utara oleh Brigjen Agus Wijayanto, serta Polda Jawa Barat oleh Irjen Pipit Rismanto. Polda Kalimantan Barat dipercayakan kepada Irjen Alberd Teddy Benhard Sianipar, Polda Maluku Utara kepada Brigjen Arif Budiman, Polda Nusa Tenggara Barat kepada Irjen Kalingga Rendra Raharja, dan Polda Sulawesi Tengah kepada Brigjen Nasri.

Rangkaian mutasi ini menunjukkan upaya Polri dalam menempatkan personel sesuai dengan kebutuhan organisasi dan kompetensi masing-masing. Proses rotasi yang dilakukan secara berkala diharapkan mampu meningkatkan kinerja serta responsivitas institusi terhadap dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat di berbagai daerah.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar