Putin Sebut Perang di Ukraina “Adil” di Tengah Peringatan Hari Kemenangan di Moskow

- Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:25 WIB
Putin Sebut Perang di Ukraina “Adil” di Tengah Peringatan Hari Kemenangan di Moskow

Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan bahwa operasi militernya di Ukraina merupakan hal yang “adil” di tengah peringatan Hari Kemenangan Perang Dunia II yang digelar di Lapangan Merah, Sabtu (9/5) waktu setempat. Pidato tersebut disampaikan di hadapan ribuan personel militer yang berbaris dalam parade tahunan yang menjadi simbol kebanggaan nasional Rusia.

Dalam pidatonya, Putin secara eksplisit menghubungkan perjuangan tentara Soviet melawan Nazi Jerman dengan invasi yang kini dilancarkan Rusia ke Ukraina. Ia menyebut pasukan Moskow yang dikerahkan ke Ukraina sedang bertempur melawan “kekuatan agresif” yang didukung oleh seluruh aliansi NATO. Narasi ini, menurut pengamat, merupakan bagian dari strategi Kremlin untuk memperkuat legitimasi perang di tengah tanda-tanda kelelahan publik yang mulai terlihat.

“Prestasi besar generasi pemenang menginspirasi para prajurit yang menjalankan tujuan operasi militer hari ini,” kata Putin dalam pidatonya, merujuk langsung pada perang di Ukraina yang telah berlangsung selama empat tahun terakhir. Ia menambahkan bahwa para prajurit Rusia menghadapi lawan yang dipersenjatai dan didukung oleh seluruh blok NATO, namun tetap terus maju.

“Saya sangat meyakini bahwa perjuangan kita adalah adil,” ujar Putin menegaskan.

Sementara itu, parade militer tahun ini digelar dalam skala yang lebih kecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Otoritas Rusia biasanya menggelar perayaan besar-besaran dan megah untuk memperingati kemenangan Uni Soviet atas Nazi Jerman. Namun, kekhawatiran keamanan dan tanda-tanda kelelahan atas perang Ukraina yang berkepanjangan menjadi alasan di balik pengurangan skala acara tersebut.

Kenangan kemenangan Uni Soviet dalam Perang Dunia II memang telah menjadi narasi utama yang digunakan Putin selama 25 tahun masa pemerintahannya. Dengan mengutip semangat perjuangan generasi terdahulu, ia berupaya menggalang dukungan domestik bagi kelanjutan operasi militer di Ukraina yang hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda akan segera berakhir.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar