Nah, kalau dari pantauan itu volume kendaraan dari arah Trans Jawa khususnya Semarang menuju Jakarta ternyata masih tinggi, maka skema one way sangat mungkin diperpanjang lagi. Agus menegaskan, semua keputusan akan mengacu pada situasi aktual di lapangan.
"Apabila traffic accounting atau bangkitan arus yang dari arah Trans Jawa baik itu dari Semarang menuju ke Jakarta itu masih tinggi, kemungkinan untuk one-way akan kita perpanjang," tutur Agus.
Ia juga menyebutkan tentang pemantauan teknologi digital dari udara. Hasilnya, arus pada tanggal 24 dan 25 masih terpantau padat.
"Jadi tanggal 24 termasuk tanggal 25. Sampai tanggal 25 hasil analisa dan pemantauan teknologi digital dari udara itu masih tinggi, kami akan kita buka one way nasional arus balik yang ketiga," ucapnya.
Intinya, wacana perpanjangan one way untuk hari-hari berikutnya masih sangat terbuka. Semuanya tergantung pada kepadatan di jalan.
Artikel Terkait
Arus Balik Lebaran Lumpuh, Jalur Pantura Pasuruan Terendam Banjir
Rekayasa Lalu Lintas One Way Nasional Dimulai di Tol Kalikangkung untuk Arus Balik Lebaran
Arus Balik Lebaran Padatkan Sejumlah Ruas Tol Menuju Jakarta
Arab Saudi Tegaskan Keamanan Domestik Kondusif, Indonesia Siapkan Skenario Cadangan untuk Haji