Di sisi lain, arus keberangkatan dari Jakarta ternyata belum juga sepi. Tercatat 41.755 orang masih meninggalkan ibu kota menuju berbagai kota lain hari ini. Artinya, pergerakan penumpang benar-benar terjadi di dua arah.
Berdasarkan pantauan data tiket, puncak arus balik ini diprediksi berlangsung dari 23 Maret sampai 1 April mendatang. Angkanya fluktuatif, tapi tetap tinggi.
Sebagai perbandingan, hari Senin kemarin (23/3) ada 51.532 penumpang tiba dan 45.920 yang berangkat. Lalu untuk besok, Rabu (25/3), diperkirakan 50.962 orang akan tiba, sementara yang berangkat sekitar 32.417 penumpang. Tren penurunan jumlah keberangkatan mulai terlihat. Pada Kamis (26/3), prediksi kedatangan 49.288 orang dengan keberangkatan hanya 27.479.
Suasana stasiun pun khas pasca-Lebaran: campuran wajah lelah, tas dan kardus berisi oleh-oleh, serta keriuhan keluarga yang menyambut. Gelombang manusia ini masih akan terus bergulir beberapa hari ke depan.
Artikel Terkait
Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK, Pemeriksaan Kasus Kuota Haji Segera Dimulai
Jasa Marga Tutup Sementara Rest Area KM 52B Antisipasi Arus Balik Lebaran
Kapolri Sapa Pemudik dan Pimpin Pembukaan One Way Nasional di Puncak Arus Balik
Analis: Gejolak Iran Bisa Pacu Pelemahan Rupiah hingga Rp20.400 per Dolar AS