Setelah sekitar 20 menit, upaya itu mulai membuahkan hasil. Kendaraan dari arah Tasik yang sebelumnya total diam, perlahan mulai bisa bergerak meninggalkan perbatasan.
Namun begitu, situasi di luar gerbang perbatasan Tasik-Garut masih suram. Antrean kendaraan di sana tetap panjang dan lebih banyak diam di tempat. Penyebabnya berlapis. Selain karena kemacetan yang sudah menjalar hingga Pasar Lewo, belum diterapkannya sistem satu arah (one way) oleh Polres Garut turut memperumit keadaan. Alhasil, arus dari dua arah saling bertemu dan membuat jalan benar-benap macet total.
Di tengah situasi yang cukup membuat frustrasi itu, AKP Riki Kustiawan berusaha menenangkan para pengendara.
"Kami sampaikan kepada para pengguna jalan, tentunya silakan tetap jaga jarak aman kendaraan, jangan khawatir. Kami ada berada di jalanan untuk mengurai kendaraan-kendaraan menormalisasikan yang dari arah Bandung ke Tasik maupun sebaliknya dari Tasik mengarah ke Bandung," tuturnya.
Hingga berita ini diturunkan, antrean panjang masih menjadi pemandangan yang dominan. Perjalanan pulang usai Lebaran jelas masih akan memakan waktu dan kesabaran yang ekstra.
Artikel Terkait
Iran Luncurkan Ratusan Rudal ke Tel Aviv dan Pangkasan AS-Inggris di Diego Garcia
Menteri AS: Harga Minyak USD100 Belum Tekan Permintaan, Pasokan ke Asia Jadi Prioritas
Penyidikan Kasus Penyiraman Aktivis KontraS oleh Empat Prajurit TNI Masih Berjalan
Korlantas Berlakukan Sistem Satu Arah Nasional untuk Arus Balik Mulai 24 Maret