“Enggak, lancar-lancar, kita dekat dari Bandar Lampung. Nggak, lancar juga tahun yang lalu juga sama lancar. Iya, lancar-lancar,”
kata Erwin, salah seorang pemudik yang diwawancarai pada Senin (23/3/2026) itu. Pengakuannya seolah mengonfirmasi bahwa kemacetan masih terpusat di area pelabuhan itu sendiri.
Data dari ASDP Cabang Bakauheni per 22 Maret 2026 punya ceritanya sendiri. Tercatat, sebanyak 51.751 penumpang telah menyeberang dari tiga titik: Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu. Angka itu jelas memberi gambaran betapa besarnya gelombang perjalanan yang sedang terjadi.
Nuansa kepadatan dan kesibukan itu kini menjadi pemandangan sehari-hari di Bakauheni. Ritual tahunan arus balik pemudik sekali lagi berlangsung, dengan segala cerita dan antreannya.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap WNI Irak Diduga Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori di Bambu Apus
Rupiah Diprediksi Tertekan Usai Libur Idulfitri, Ancaman Dolar AS dan Geopolitik Global
Mentan: Indonesia Perkuat Ketahanan Pangan Hadapi Ancaman Krisis Global
Lonjakan Pengunjung Ancol Capai 54.379 Orang di Hari Kedua Lebaran 2026