Dua Remaja Bekasi Terseret Arus Balik di Pantai Drini, Berhasil Diselamatkan

- Senin, 23 Maret 2026 | 19:35 WIB
Dua Remaja Bekasi Terseret Arus Balik di Pantai Drini, Berhasil Diselamatkan

Dua remaja asal Bekasi nyaris jadi korban laut di Pantai Drini, Gunungkidul, Minggu lalu. Mereka terseret arus balik atau yang dikenal sebagai rip current. Tim SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Pantai Baron yang bergerak cepat berhasil mengevakuasi keduanya.

Saat ditemukan, kondisi mereka cukup memprihatinkan. Satu dari mereka, SAN (17), pingsan diduga karena menelan terlalu banyak air laut. Temannya, IA (16), juga dalam keadaan lemas dan syok. Keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Menurut Sekretaris SAR setempat, Surisdiyanto, kejadian ini bermula sekitar pukul sebelas siang. Kedua remaja itu datang bersama rombongan wisata dan memilih untuk bermain air.

"Mereka bermain di area sebelah utara Pulau Drini," jelas Surisdiyanto.

"Tiba-tiba ombak besar datang, dan sebelum sempat menyadari, keduanya sudah terbawa arus kuat ke zona yang berbahaya."

Kejadian ini sekali lagi mengingatkan betapa pantai selatan punya karakteristik yang tak bisa diremehkan. Ombaknya besar, dan arus baliknya sering muncul tiba-tiba. Bagi yang tidak familiar, situasinya bisa berubah kritis dalam hitungan detik.

Surisdiyanto tak bosan mengingatkan. Kunci utamanya adalah kewaspadaan dan kepatuhan.

"Kami imbau para wisatawan untuk selalu lebih hati-hati," tegasnya.

"Perhatikan arahan dari petugas di lapangan. Jangan anggap sepele larangan atau tanda peringatan yang dipasang. Itu semua demi keselamatan bersama."

Kedua remaja, yang diketahui berasal dari Cibarusah, Bekasi, kini masih dalam pemulihan. Pengalaman menegangkan ini semoga jadi pelajaran bagi banyak orang: keindahan pantai bisa berubah jadi ancaman jika kita lengah.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar