Lonjakan Pengunjung Ancol Capai 54.379 Orang di Hari Kedua Lebaran 2026

- Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB
Lonjakan Pengunjung Ancol Capai 54.379 Orang di Hari Kedua Lebaran 2026

Senin sore di Ancol, suasana ramai sekali. Ini hari ketiga Lebaran, tanggal 23 Maret 2026, dan pantai ini seperti magnet bagi warga ibu kota yang ingin melepas penat. Arus kendaraan, terutama mobil, sempat merayap pelan. Macetnya mengular dari sekitar Beach Pool hingga ke kawasan Pantai Marina.

Kalau dilihat sekilas, mayoritas pengunjung datang berombongan bersama keluarga. Suasana riuh rendah anak-anak pun langsung terasa. Ada yang asyik membangun istana pasir, berebut bola, atau sekadar menceburkan diri di air laut yang dangkal. Di udara, beberapa layang-layang berkibar-kibar diterpa angin laut. Di beberapa sudut, keluarga-keluarga terlihat lebih santai. Mereka menggelar tikar, menikmati bekal makanan sambil bercengkerama, menikmati angin sore.

Di antara kerumunan itu, ada Geby Sabrina (26) dan suaminya, Gemilang Ari (28). Pasangan asal Bekasi ini mengaku baru bisa menikmati liburan sekarang.

"Lagi gabut saja sih sebenarnya, terus ini juga paling dekat dari rumah,” ujar Geby.

Gemilang punya alasan serupa. Menurutnya, momen libur kerja baru benar-benar bisa ia dapatkan di hari-hari setelah Lebaran.

“Baru sempat jalan-jalan sekarang karena baru dapat libur,” katanya.

Lonjakan pengunjung seperti ini rupanya sudah diprediksi oleh pengelola. Daniel Windriatmoko, Manager Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, membenarkan adanya peningkatan signifikan.

Ia membeberkan data: pada hari pertama Lebaran, 21 Maret, pengunjung tercatat 31.311 orang. Angka itu melonjak drastis keesokan harinya.

"Pada 22 Maret 2026, menjadi 54.379 orang," jelas Daniel.

Nah, untuk hari ini saja, hingga pukul satu siang, sudah ada sekitar 40.600 orang yang masuk. Dan diperkirakan angka itu masih akan bertambah seiring dengan datangnya pengunjung sore hari. Pantai Ancol jelas masih menjadi primadona liburan warga Jakarta dan sekitarnya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar