Sudah lewat dua hari sejak Lebaran, tepatnya Senin kemarin, suasana di Tol Cipali mulai berubah. Kalau sebelumnya dipenuhi pemudik yang ingin sampai ke kampung halaman, kini gelombang kendaraan justru berbalik arah menuju Jakarta. Arus balik mulai terasa.
Menurut pantauan hingga pukul sembilan pagi, lalu lintas dari arah Cirebon ke Jakarta tampak ramai namun masih lancar. Lonjakannya cukup signifikan. Sebaliknya, jalur mudik dari Jakarta menuju Cirebon justru terlihat lebih lengang.
Angkanya cukup mencengangkan. Dari Cikopo ke Cirebon, hanya sekitar 12 ribu kendaraan yang melintas. Jumlah itu turun drastis, hampir 40 persen dibanding hari Minggu. Tapi lihat sisi seberangnya: arus dari Cirebon menuju Jakarta melonjak hingga 161,5 persen, dengan catatan sekitar 13 ribu unit kendaraan.
Secara total, volume kendaraan di tol sepanjang itu naik tipis, sekitar 4 persenan. Ini jelas pertanda. Puncak arus balik mungkin belum terjadi, tapi pergeseran ini sudah menunjukkan arahnya. Orang-orang mulai bersiap kembali ke ibu kota.
Nah, dengan kondisi seperti ini, keselamatan jadi hal utama. Banyak yang mungkin masih lelah setelah berhari-hari di perjalanan. Kalau rasa kantuk menyerang, jangan dipaksakan. Mampirlah ke rest area untuk sekadar meregangkan badan atau minum kopi.
Untungnya, di sepanjang Tol Cipali tersedia beberapa tempat istirahat. Untuk yang menuju Jakarta, ada di KM 164, KM 130B, KM 101, sampai yang fungsional di KM 77. Arah sebaliknya, ke Cirebon, bisa berhenti di KM 86, 102, 130A, atau 166.
Lalu, bagaimana kalau rest area-nya penuh? Jangan khawatir. Pengendara bisa keluar lewat gerbang tol terdekat untuk cari tempat istirahat. Kabar baiknya, Anda tidak akan dikenai biaya tambahan. Soalnya, sistem tarif di tol ini tertutup, dihitung berdasarkan jarak tempuh saja.
Selain itu, pastikan mobil atau motor Anda dalam kondisi fit. Cek bahan bakar, tekanan angin ban, dan yang paling penting: kondisi pengemudinya sendiri. Jangan sampai kelelahan mengemudi merusak perjalanan pulang yang sudah hampir selesai ini.
Artikel Terkait
BSI Bagikan Dividen Rp1,51 Triliun, Setara Rp32,81 per Saham
Harga BBM Global Melonjak Akibat Ketegangan AS-Iran, Hong Kong Catatkan Harga Termahal Rp72.253 per Liter
Beckham Putra Percaya Diri Hadapi Persija, Kemenangan atas PSIM Jadi Modal Berharga Persib
15 Juta Penduduk Usia Produktif Belum Punya Rekening Bank, LPS Genjot Literasi Keuangan