Suasana Hotel Borobudur di Jakarta Pusat masih ramai usai sidang isbat. Malam itu, Romo Muhammad Syafi’i, Wakil Menteri Agama, menyampaikan pesan yang terdengar sederhana namun penting. Intinya: saling menghormati. Khususnya di bulan Ramadan yang akan segera dimulai.
Dia dengan tegas menyebut satu hal. “Nggak ada, nggak ada sweeping-sweeping lah.”
Menurutnya, tindakan semacam itu justru bertolak belakang dengan semangat penghormatan. Selain yang berpuasa, masih ada saudara kita yang tidak menjalankannya, dan hak mereka perlu dihargai.
Di sisi lain, Syafi’i juga mengajak yang berpuasa untuk lebih maklum. Cobalah menyadari, tidak semua orang berada dalam kondisi yang sama. Masih wajar saja kalau di siang hari ada warung atau restoran yang buka, melayani mereka yang tidak berpuasa.
“Kita yang berpuasa ini harus menyadari juga, ternyata kan nggak semua orang berpuasa,” ungkapnya. Fasilitas untuk mereka yang tidak puasa, menurutnya, harus tetap tersedia.
Artikel Terkait
Politisi Desak Penegakan Hukum atas Intimidasi Petugas Kebersihan di Cengkareng
Cuaca Panas Ekstrem Ancam Kesehatan, Waspadai Panas Dalam hingga Heatstroke
Libur Panjang Paskah, Kawasan Monas Ramai Dikunjungi Keluarga
Pengacara Bantah Kliennya Ada di TKP Kasus Kekerasan Seksual di Tanah Abang