“Kapal yang bukan milik musuh Iran bisa saja lewat,” katanya. Syaratnya, mereka harus berkoordinasi dengan Teheran terkait pengaturan keamanan dan keselamatan.
Mousavi juga menyelipkan pesan diplomatik. “Diplomasi tetap menjadi prioritas Iran,” ujarnya.
Namun begitu, dia langsung menambahkan catatan penting. “Penghentian agresi sepenuhnya, serta membangun saling percaya, jauh lebih krusial.”
Baginya, akar masalah yang terjadi di Selat Hormuz saat ini jelas: serangan Israel dan AS terhadap Iran. Pernyataan itu sekaligus menjadi penegasan posisi Teheran di tengah eskalasi yang makin meninggi.
Artikel Terkait
Lebaran 2026: Ragunan Dibanjiri 72 Ribu Pengunjung di Hari Pertama Libur
Ragunan Dibanjiri 72 Ribu Pengunjung di Hari Pertama Libur Lebaran
Menhub Fokuskan Strategi Antisipasi Lonjakan Arus Balik 2026 di Bakauheni
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, 51.015 Penumpang Tiba di Jakarta dalam Sehari