Polri Buka Diri Terkait Demo, Janji Tindak Tegas Oknum Brimob

- Rabu, 25 Februari 2026 | 13:00 WIB
Polri Buka Diri Terkait Demo, Janji Tindak Tegas Oknum Brimob

Polri akhirnya angkat bicara soal demo yang membanjiri sejumlah daerah. Aksi massa ini dipicu oleh insiden penganiayaan oleh oknum Brimob, Bripda MS, yang menewaskan seorang siswa SMP di Tual, Maluku Tenggara. Dalam responsnya, institusi ini menyatakan diri terbuka untuk dikritik dan siap mengevaluasi diri.

Menurut sejumlah saksi, suasana demo terbilang panas. Namun begitu, pihak kepolisian berusaha memahami kemarahan warga.

Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, menyampaikan hal itu dalam konferensi pers di Mabes Polri, Rabu lalu.

"Kami paham betul perasaan kecewa dan marah masyarakat terkait insiden di Tual. Tapi, mari kita dudukkan masalah ini dengan kepala dingin," ujarnya.

Dia menegaskan komitmen Kapolri dan seluruh pimpinan di lapangan tegas. Setiap tindakan individu yang melanggar kode etik, apalagi sampai mencederai kepercayaan publik, akan ditindak tanpa kompromi. Itu janjinya.

Di sisi lain, Johnny mengajak masyarakat untuk ikut mengawal proses hukum yang sedang berjalan terhadap MS. Sidang etik yang memutuskan pemberhentian tidak hormat bagi oknum tersebut disebutnya sebagai bukti nyata keseriusan Polri.

"Ayo, kita kawal bersama. Putusan sidang kode etik itu adalah bukti konkret komitmen kami. Kami menghormati penyampaian pendapat, itu hal yang wajar," katanya.

Baginya, kritik dan unjuk rasa justru merupakan mekanisme kontrol yang penting. Polri, sebagai institusi sipil yang terbuka, menerimanya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar