Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Kecuali untuk Kapal Musuh

- Senin, 23 Maret 2026 | 08:30 WIB
Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Kecuali untuk Kapal Musuh

Selat Hormuz masih bisa dilalui. Itu pesan utama dari pernyataan resmi Iran yang dirilis media negara pada Minggu lalu. Hanya saja, ada pengecualian: kapal-kapal yang dianggap terkait dengan musuh Iran tak akan diizinkan melintas. Pernyataan ini disampaikan oleh perwakilan Iran untuk badan maritim PBB, Ali Mousavi.

Menurut laporan Reuters Senin (23/3/2026), komentar Mousavi itu muncul dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Xinhua China. Wawancara itu sendiri terjadi sebelum Presiden AS Donald Trump mengeluarkan ancamannya. Trump memberi waktu 48 jam agar selat itu dibuka sepenuhnya, atau AS akan menargetkan pembangkit listrik Iran.

Suasana di kawasan itu memang sudah panas. Ancaman serangan Iran selama perang AS-Israel telah membuat banyak kapal enggan melintas. Padahal, selat sempit ini adalah jalur vital. Sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair dunia melewatinya. Gangguan di sini berpotensi memicu guncangan energi yang dampaknya akan terasa secara global.

Di tengah ketegangan ini, Mousavi yang juga menjabat sebagai Duta Besar Iran untuk Inggris, menekankan bahwa Teheran tetap berkomitmen bekerja sama dengan Organisasi Maritim Internasional (IMO). Tujuannya, meningkatkan keselamatan maritim dan melindungi para pelaut di perairan Teluk.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar