Menurutnya, keputusan ini murni berdasarkan kepadatan yang terjadi di lapangan.
Setelah one way dicabut, blokade jalan dibuka bertahap. Sepeda motor dibiarkan melaju lebih dulu. Baru sekitar sepuluh menit kemudian, giliran kendaraan roda empat dan bus yang diperbolehkan lewat. Prosedur ini terlihat efektif mencegah kekacauan.
Hingga siang itu, arus dari Garut yang melintasi Lingkar Gentong akhirnya kembali ramai lancar. Meski begitu, sesekali masih terjadi penumpukan kendaraan. Antrean itu biasanya hanya berlangsung singkat, sekitar dua sampai tiga menit saja sebelum lalu lintas mengalir lagi.
Kondisi jalan di sana memang punya tantangan tersendiri. Lanskap Lingkar Gentong dipenuhi banyak simpangan, belum lagi kendaraan yang kerap singgah untuk mengisi bahan bakar di SPBU. Faktor-faktor inilah yang kerap membuat arus tersendat, meski hanya sebentar.
Pada akhirnya, rekayasa lalu lintas singkat itu cukup membantu. Situasi kembali normal tanpa insiden berarti, dan perjalanan warga pun bisa terus berlanjut.
Artikel Terkait
Gunung Galunggung Ramai Dikunjungi Wisatawan Saat Libur Lebaran
Ragunan Dibanjiri 30 Ribu Pengunjung di H+1 Lebaran
Presiden Prabowo Tegaskan Reformasi Polri dan TNI adalah Tuntutan Rakyat
Taman Wisata Linggarjati Ramai Pengunjung pada Libur Lebaran Kedua