“Senang sekali bisa salat bersama dan mendengar langsung cerita dari saudara-saudara kita di Aceh Tamiang,” ujar Prabowo dalam suatu kesempatan.
Menurut sejumlah saksi, presiden terlihat santai dan banyak menyempatkan diri untuk berbincang. Baik di Aceh maupun di Jakarta, polanya sama: mendengar, tersenyum, dan bersalaman. Nuansa kekeluargaan benar-benar terasa dominan.
Memang, Lebaran selalu tentang kembali ke fitrah dan menyambung tali persaudaraan. Dari ujung Sumatera hingga pusat ibu kota, semangat itu tampaknya coba dihadirkan secara nyata. Tak cuma seremonial, tapi upaya untuk benar-benar bertemu dan berbagi kebahagiaan.
Artikel Terkait
Rekayasa Lalu Lintas Satu Arah Diberlakukan di Tol Jagorawi Menuju Puncak
Iran Ancam Balas Serangan AS dengan Targetkan Fasilitas Energi dan IT Amerika-Israel
Bayern Munich Hajar Union Berlin 4-0, Dortmund Menang Dramatis
Jasa Marga Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 pada 24 Maret