Menurut rencana, salat akan dipimpin oleh Imam Ahmad Husni Ismail. Sementara khutbah akan disampaikan oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Noorhaidi Hasan, yang mengangkat tema “Kemenangan Idulfitri Menyemai Kebaikan, Meraih Keberkahan”. Mereka tak sendirian; Ahmad Rofi'uddin Mahfuzh akan bertindak sebagai Imam II, dengan Harmoko dan Ahmad Achwani masing-masing sebagai Muazin I dan II.
Rangkaian acara sendiri bakal dimulai pagi-pagi benar. Diawali dengan gema takbir yang menggema, lalu pembukaan oleh pembawa acara Ahmad Mulyadi, baru kemudian menuju puncak ibadah salat dan khutbah.
Nah, soal tata tertib, pengelola masjid punya sejumlah imbauan. Jemaah diharap mengenakan pakaian sopan dan menutup aurat. Jangan lupa bawa perlengkapan salat sendiri plus kantong untuk menyimpan sandal atau sepatu. Praktis, kan?
Di sisi lain, mereka juga mengingatkan untuk membawa barang secukupnya saja. Jaga baik-baik tas atau barang bawaan agar tidak hilang atau tertukar di tengah kerumunan. “Yang paling penting juga menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan ibadah,” tambah Nasaruddin menekankan.
Bagi yang bawa kendaraan, jangan khawatir. Ada beberapa pilihan lokasi parkir yang disediakan, seperti basement masjid, area sekitar Lapangan Banteng, atau lahan parkir perkantoran di sekitarnya. Persiapan tampaknya sudah diatur untuk menyambut lautan jemaah yang rindu suasana Id di masjid kebanggaan nasional ini.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Buka Istana Negara untuk Halalbihalal Umum, Targetkan 5.000 Tamu
BMKG Prediksi Langit Berawan dan Hujan Ringan di Jakarta Saat Lebaran 2026
Perang dengan Iran Borong Rp5,4 Triliun Anggaran Israel per Hari
Sopir Bus Relakan Mudik Demi Antar Penumpang Pulang Kampung