Hiruk-pikuk arus mudik Lebaran 2026 memenuhi jalanan. Di tengah keriuhan itu, ada kisah pengorbanan yang jarang terlihat. Para sopir bus, misalnya. Mereka justru sibuk mengantarkan orang-orang pulang kampung, sementara mereka sendiri harus menunda momen berkumpul dengan keluarga. Seperti yang dialami Ahmad Choirul Afifuddin, sopir bus AKAP asal Surabaya. Sudah dua tahun ini, dia tak bisa mudik karena harus bekerja.
“Sudah dua tahun nggak pulang,” ucap Ahmad, ditemui di Terminal Harjamukti, Cirebon, Jumat lalu.
Suaranya terdengar datar, tapi ada rasa rindu yang jelas di baliknya.
Rutenya hari itu adalah Cirebon-Malang lewat Tol Trans Jawa. Menurut pengamatannya, arus mudik tahun ini jauh lebih ramai. Bahkan, bisa dibilang luar biasa padat. “Jalanan lebih ramai, macet sekali,” tuturnya sambil menghela napas.
Perjalanan memang masih bisa dilalui, meski dengan kondisi ramai lancar. Rekayasa lalu lintas one way juga diberlakukan. Tapi, bagi Ahmad, sistem itu tak selalu jadi solusi tercepat. “Lebih lambat, karena di bawah banyak kendaraan lain,” jelasnya. Lajur seberang yang kosong memang menggiurkan, tapi arus dari arah bawah tetap saja menyita waktu.
Di balik kemudi, tanggung jawabnya besar. Menjaga kondisi fisik adalah harga mati demi keselamatan puluhan penumpang di belakangnya. Ahmad berusaha disiplin soal istirahat, dan dalam perjalanan panjang dia dibantu satu sopir cadangan. Saat rasa lelah mulai menyerang, strateginya sederhana: makan camilan untuk mengusir kantuk.
Musim mudik juga berarti berhadapan dengan beragam karakter penumpang. Ada yang sabar, ada pula yang tak bisa tenang. “Banyak yang minta cepat, padahal kondisi macet,” katanya, menggeleng pelan. Permintaan yang mustahil dipenuhi di tengah lautan kendaraan.
Begitulah kenyataannya. Di balik lancarnya perjalanan jutaan pemudik, ada pengorbanan sunyi para sopir seperti Ahmad. Mereka merelakan kebersamaan dengan keluarga sendiri, hanya untuk memastikan orang lain sampai dengan selamat di pelukan sanak saudara. Sebuah pilihan yang tak mudah, tapi dijalani dengan penuh tanggung jawab.
Artikel Terkait
22.617 Warga Tinggalkan Jakarta Usai Lebaran, Hampir Dua Kali Lipat Jumlah Pendatang Baru
Pattynama Optimis Persija Kalahkan Persib di Laga El Clasico
Timnas Indonesia U-17 Tahan Gempuran China di Babak Pertama Piala Asia U-17
Indonesia Tuan Rumah Kualifikasi U-12 Junior Soccer World Challenge 2026, Jadi Peluang Emas Akademi dan SSB