Namun begitu, perlu diakui bahwa H200 ini bukanlah yang terhebat di katalog Nvidia. Kemampuannya jauh di bawah dua raksasa mereka: Blackwell dan Rubin. Dua chip andalan itu lah yang punya tenaga untuk membangun model bahasa besar, fondasi dari chatbot canggih semacam ChatGPT.
Kalau Blackwell sudah bisa dipesan, Rubin masih dalam tahap pengembangan sebagai prosesor generasi berikutnya.
Di sisi lain, ambisi Huang jelas terlihat. Baru-baru ini, dia bahkan menyasar angka fantastis: pendapatan hingga satu triliun dolar AS dari penjualan Blackwell dan Rubin pada 2027 nanti. Target yang sangat besar, tentu saja.
Sementara itu, H200 dengan spesifikasi yang disesuaikan aturan AS, tetap punya ceritanya sendiri. Ia hadir bukan sebagai primadona, melainkan sebagai solusi di tengah ketegangan geopolitik yang rumit.
Artikel Terkait
Menkes Imbau Pemudik Motor Istirahat Tiap 2-3 Jam untuk Antisipasi Kecelakaan di Jalur Arteri
Askrindo Berangkatkan Ratusan Pemudik Gratis dengan Asuransi Jelang Lebaran 2026
Arus Mudik Lebaran 2026 Capai 1,2 Juta Kendaraan, Jasa Marga Terapkan Sistem Satu Arah
Pedagang Samping Jalan Pantura Cirebon Raup Omzet hingga Rp1,5 Juta Saat Puncak Mudik