“Mengingat ada perbedaan pada saat para mereka menjadi mahasiswa itu di kampus dengan ketika mereka di dunia kerja, nah ini perlu adaptasi,” jelas Trubus. “Program nasional itu merupakan jembatan emas untuk menuju kemandirian dan inovasi sekaligus profesional dan kompetensi.”
Lalu, bagaimana kelanjutan programnya? Pemerintah sendiri sudah mengisyaratkan akan membuka lagi Magang Nasional untuk tahun 2026. Targetnya ambisius, mau menjangkau 100.000 peserta lagi. Pembukaannya rencananya pertengahan tahun ini.
Informasi ini diketahui dari unggahan Instagram Sekretariat Kabinet. Dalam postingan itu, terlihat Seskab Teddy Indra Wijaya dan Menaker Yassierli mengecek langsung pelaksanaan magang di Paragon, perusahaan kosmetik lokal terbesar, akhir Januari lalu.
Untuk gambaran, program tahun 2025 kemarin juga diikuti oleh 100.000 peserta. Mereka menjalani magang hingga pertengahan tahun. Tampaknya, angka yang sama ingin dipertahankan, bahkan ditingkatkan, di tahun-tahun mendatang.
Artikel Terkait
Output Industri China Tumbuh 6,3% di Awal 2026
KPK Buka Peluang Jerat Pelaku Swasta dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Lebaran 2026: 40 Ribu Pemudik Berangkat dari Stasiun Senen dan Gambir di Hari Puncak
Transportasi Udara, Laut, dan Darat Bali Berhenti Sementara untuk Nyepi 2026