Dia dan keluarganya sengaja memulai perjalanan lebih awal. Strategi ini untuk mengakali kemacetan parah yang biasanya terjadi mendekati H-1 Lebaran. Sebagai pelajar, liburannya juga sudah dimulai, jadi momentumnya pas.
"Karena kalau misalnya nanti puncaknya lebih ramai, jadi milih sekarang aja hari tanggal 14. Udah libur sekolah," jelasnya.
Data dari ASDP Cabang Pelabuhan Merak sepertinya membenarkan tren ini. Per 13 Maret 2025, total penumpang yang menyeberang dari tiga pelabuhan utama Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegoro mencatat penurunan signifikan, sekitar 19,4%. Angkanya jadi 41.171 orang.
Kalau dibandingin sama tahun sebelumnya yang tembus 51 ribu lebih, penurunannya jelas terlihat. Untuk kendaraan roda empat, realisasinya juga turun: 4.364 unit atau anjlok 27,9% dari periode sama tahun lalu yang mencapai 6.051 unit.
Jadi, meski pemudik mulai terlihat, suasana keseluruhan Pelabuhan Merak malam itu masih jauh dari kata padat. Bagi para pemudik awal seperti Bella, kondisi ini justru sebuah keberuntungan.
Artikel Terkait
PSSI Resmi Rekrut Pakar Pendidikan Sepakbola Alistair Smith
Arus Mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak Masih Terkendali, Jumlah Penumpang Turun 19,4%
Ramai Pengunjung Jelang Lebaran, Pedagang Tanah Abang Keluhkan Daya Beli Menurun
Imsak Jakarta 15 Maret 2026 Pukul 04.33 WIB