Arus Mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak Masih Terkendali, Jumlah Penumpang Turun 19,4%

- Minggu, 15 Maret 2026 | 01:50 WIB
Arus Mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak Masih Terkendali, Jumlah Penumpang Turun 19,4%

CILEGON – Udara malam di Pelabuhan Merak sudah mulai terasa ramai. Padahal, masih ada satu pekan lagi sebelum Lebaran tiba. Sabtu malam (14/3/2026) itu, sekitar pukul setengah sembilan, kendaraan roda empat perlahan-lahan memenuhi beberapa dermaga reguler. Mereka adalah para pemudik awal, yang memilih berangkat lebih cepat.

Meski ada yang datang, suasana secara keseluruhan justru terbilang lengang. Antrean hanya terpusat di beberapa titik, tempat para penumpang menunggu kapal. Tidak ada hiruk-pikuk atau kepadatan yang biasanya jadi pemandangan khas arus mudik.

Nah, situasi lengang inilah yang rupanya dicari-cari. Seperti Bella, pemudik asal Tangerang yang hendak pulang ke Lampung. Ia sengaja memilih berangkat malam ini untuk menghindari kerumitan.

“Lancar alhamdulillah enggak ada macet. Alhamdulillah enggak ada sih (kepadatan atau antrean kendaraan di pelabuhan),”

Katanya di Pelabuhan Merak. Perjalanan dari Tangerang tadi, menurutnya, mulus sekali. Begitu masuk pelabuhan pun tak ada halangan berarti.

Bella punya alasan jelas. Sebagai pelajar yang sudah dapat libur, ia dan keluarga ingin sekali terhindar dari potensi kemacetan puncak. “Karena kalau misalnya nanti puncaknya lebih ramai, jadi milih sekarang saja,” ungkapnya. Tanggal 14 ini dirasa pas. Baginya, macet bukan cuma bikin waktu terbuang, tapi juga menguras tenaga dan kesehatan. “Capek pasti capek, pusing, ramai gitu,” tambah Bella.

Memang, hingga berita ini diturunkan, kendaraan masih terus mengalir masuk. Tapi ritmenya tidak deras. Masih terasa santai dan jauh dari kata ramai.

Data dari PT ASDP pun seolah mengonfirmasi suasana ini. Hingga 13 Maret kemarin, total penumpang yang menyeberang dari tiga pelabuhan utama Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara anjlok 19,4 persen. Angkanya cuma 41.171 orang, jauh di bawah realisasi tahun sebelumnya yang mencapai 51.073.

Begitu juga dengan kendaraan roda empat. Jumlahnya hanya 4.364 unit, turun signifikan hampir 28 persen dibanding periode sama tahun lalu. Trennya jelas: pemudik tahun ini sepertinya memang memilih untuk menyebar, atau mungkin bahkan belum bergerak sama sekali.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar